RESUME Ke-12
Tema : Komitmen Menulis di Blog
Narasumber : Drs, Dedi Dwigatama, M.Si
Moderator : Sim Chung We,SP
Rabu spesial, begitulah menurut saya, kenapa tidak, kami peserta KBMN kembali melahap pemaparan materi tentang dunia tulis menulis. Malam ini tidak melalui whatsapp, tapi melalui virtual zoom. Tema nya adalah “Komitmen Menulis di Blog”. Di pimpin oleh moderator hebat yaitu Koko Sim Chung We, SP, yang juga pernah jadi narasumber KBMN beberapa waktu lalu. Yang spesial malam ini adalah narasumber nya, tidak perlu bertanya siapa beliau. Tinggal search saja di google, nama beliau muncul. Merupakan salah satu master nya blog indonesia, tulisan dan presentasi beliau tersebar di dunia digital, beliau juga seorang trainer, pakar pendidikan, seorang guru matematika, pakar teknologi informasi juga. Sering menjadi narasumber tingkat nasional. Kebiasaan nge blog beliau sejak tahun 2005. Beliau ini juga gurunya Om Jay. Buktinya ada karya menulis bareng dengan Om Jay, bahkan saya punya bukunya, untuk mengambil ilmunya. Memiliki 4269 judul di blognya dan memiliki 1.949.208 viewers. Prestasi beliau jangan ditanya lagi. Beliau punya personal branding di dunia digital. Beliau adalah Drs, Dedi Dwigatama,M.Si. Search saja di google ya?. Keren kece badai pokoknya.
Sesudah perkenalan dengan santai penuh keakraban. Sebelum memulai materi, narasumber bertanya “Siapa guru favorit kita waktu dulu?.Kalau tahu, silahkan cari di mesin pencari nama guru tersebut. Taraaa…apa yang terjadi?. Tidak muncul di mesin pencari Google, sekedar photo saja tidak ada. Apa pelajaran penting yang bisa kita ambil?. Siapapun kita, sehebat apapun kita, sebanyak apapun prestasi kita, kalau tidak meninggalkan jejak digital serasa percuma, karena tidak banyak orang menikmati karya karya kita. Minimal tulisan, photo ataupun video.
Disinilah keajaiban menulis dan inilah alasan kenapa kita harus menulis. Dengan menulis kita seakan meninggalkan warisan untuk orang lain. Apapun bentuk tulisan kita, yakin ada yang membaca, apalagi kita selalu komitmen untuk produktif dalam mempublikasikan karya kita. Berani menulis berarti kita meninggalkan jejak kebaikan untuk orang lain. Tidak terbayangkan pembaca yang menyimak kisah inspiratif, dia akan mengikuti, meniru bahkan mengadopsi apa yang sudah dilakukan. Bisa menjadi amal kebaikan sepanjang hayat. Luar biasa !. Ini membuktikan bahwa “Kita Pernah Ada” dengan karya yang dihasilkan.
Saat ini, wadah untuk menulis sangat mudah. Tidak mesti buku, jejak tulisan bisa kita buat di Blog, ternyata banyak yang gratisan. Kenapa Blog ?. Blog bisa menjadi sarana latihan dalam membiasakan menulis, jika dikelola dengan baik, blog bisa menjadi sumber inspiratif orang lain. Jika kita masih ragu untuk menerbitkan buku, maka Blog bisa dijadikan sarana untuk mengumpulkan tulisan tulisan karya kita. Apalagi zaman teknologi, Media Blog bisa diibaratkan sebagai majalah pribadi kita, syukur bisa dikembangkan sebagai website pribadi. Blog akan tersimpan rapi di dunia digital, tidak takut kehilangan karya, misalnya terbakar ataupun hanyut karena banjir. Setidaknya kita meninggalkan jejak tulisan kita di dunia maya. Blog bisa dijadikan sebagai jejak keabadian karya kita.
Menurut pak Dedi, kunci menulis sehingga bisa menghasilkan karya, cukupd sederhana, tidak perlu banyak teori yang dipelajari. Kuncinya adalah “Komitmen”. Ketika kita sudah memilih memulai untuk menulis, maka tulislah segera. Abaikan bagus atau tidaknya tulisan kita, terbiasa menulis akan membentuk karkater gaya penulisan kita sendiri, kita akan banyak belajar dengan pengalaman. Fokus kepada tujuan, untuk apa kita menulis, kalau tujuan kita untuk menyampaikan informasi. Maka sampaikanlah informasi tersebut agar dibaca banyak orang.
Kata komitmen sangat mudah diucapkan, namun penerapannya banyak rintangan dan tidak mudah bagi semua orang. Oleh karena itu tanamkan dalam pikiran kita bahwa “Komitmen” itu merupakan keteraturan. Misalnya bertekad menulis rutin 2 x dalam seminggu, 3 x dalam seminggu. Lakukan secara teratur sampai terbiasa, bahkan Om Jay mengatakan jadikan menulis sebagai kebutuhan. Banyak yang bisa kita tulis, menulis seperti bercerita untuk berbagi pengalaman. Sehingga alurnya terbentuk seperti air yang mengalir. Kalau seperti ini, maka tulisan kita bisa menjadi inspirasi orang lain.
Narasumber menjelaskan, ada beberapa Tips agar konsisten menulis di Blog :
-
-
- Tentukan tujuan
- Fokus
- Membuat Outline
- Mulailah Menulis
- Selesaikan tulisan dengan baik
- Publikasikan di Blog
- Bergabung dengan komunitas yang memiliki kesamaan hobi
- Rajin membaca, apalagi membaca blog tulisan orang lain
- Rajin mengunjungi blog orang lain, untuk memberikan inspirasi dan ide
- Menulis sesuai dengan passion kita, apa yang kita kuasai, apa yang kita sukai. Menulislah apa yang menarik bagi kita.
-
Ingat ! tidak ada yang percuma, apalagi dari hasil keringat kita. Kembangkan produktivitas, jadikan kegiatan menulis sebagai kebiasaan. Urusan dibaca atau tidak itu bukanlah prioritas. Bagus atau tidak tulisan kita tergantung sisi pandangan orang lain. Bisa jadi kita menganggap tulisan kita jelek, namun bagi orang lain melihatnya bagus. Kuncinya adalah percaya dengan diri sendiri dan yakin dengan proses yang kita jalani. Komitmen, konsisten dan semangatlah untuk menulis !
Salam Literasi : Recky Aprialmi,S.Pd.,M.Pd
Siapapun kita, sehebat apapun kita, sebanyak apapun prestasi kita, kalau tidak meninggalkan jejak digital serasa percuma, karena tidak banyak orang menikmati karya karya kita.
Setuju sekali dengan quotes Pak Dedi. Ayo kita tinggalkan jejak digital kita ya
Terima kasih ibu…sedang berproses ibu..