Usaha Penerbitan Buku !

RESUME Ke-27

Tema               : Usaha Penerbitan Buku

Narasumber     : Mukminin,M.Pd

Moderator        : Mutmainah, M.Pd

Mulai ke ujung mulailah finish, tidak terasa sudah masuk pertemuan ke-27, ibaratnya hilal sudah mulai menampakkan dirinya untuk menerbitkan sebuah karya dari kegiatan KBMN ini.

Narsumber malam ini adalah Bapak Mukminin, M.Pd, didampingi oleh Moderator ibu Mutmainah,M.Pd

Menurut narasumber, penerbitan buku ada 2 macam yaitu penerbit mayor dan penerbit indie.

Dilihat dari jumlah cetakannya,

    • Penerbit mayor mencetak buku secara masal, dan biasanya cetakan yang pertama sekitar 3000 eksamplar atau minimal 1000 eksamplar untuk di jual di toko – toko buku.
    • Penerbit Indie hanya mencetak buku apabila ada yang memesan atau cetak berkala yang di kenal dengan POD ( Print on Demand) yang umumnya didistribusikan melalui online dan media sosial.

Dilihat dari pemilihan naskah yang diterbitkannya,

    • Penerbit Mayor, naskah harus melewati beberapa tahap prosedur sebelum menerbitkan sebuah naskah. Penerbit mayor selalu berhati hati dalam memilih naskah yang akan mereka terbitkan. Penerbit mayor memiliki syarat yang semakin ketat, mengikuti selera pasar dan tingkat penolakannya sangat tinggi.
    • Penerbit Indie, selamanya naskah tersebut sebuah karya yang layak untuk di terbitkan makan tidak ada penolakan untuk naskahnya, naskah tidak melanggar undang undang hak cipta karya sendiri, tidak plagiat, serta tidak menyinggung unsur sara dan pornografi. Penerbit indie adalah alternatif untuk para penulis dalam membukukan tulisannya.

Dilihat dari profesionalitasnya,

    • Penerbit Mayor memiliki SDM yang profesional di dalam perusahaannya.
    • Penerbit indie memiliki SDM yang profesional akan tetapi banyak yang menyalah artikan misalnya menerbitkan buku yang asal – asalan, asal cetak jadi jual dan masih banyak lagi anggapan – anggapan miring lainnya. Sebagai penulis harus jeli dalam memilih penerbit harus melihat mutu dan manajemen pemasarannya.

Dilihat dari waktunya,

    • Penerbit Mayor pada umumnya memiliki waktu yang relatif lama dalam menerima sebuah naskah antara 1 – 3 bulan. Jika naskah diterima kemungkinan ada yang cepat atau bisa juga lama bertahun – tahun dalam penerbitannya, karn banyak kaur kerja yang harus dilalui mengingat penerbit mayor adalah penerbit besar. Dan jika penjual buku tidak sesuai target maka buku akan di tarik oleh penerbit.
    • Penerbit Indie akan sesegera mungkin memproses naskah yang diterima dengan cepat dan buku akan diterbitkan dalam hitungan minggu. Penerbit indie tidak fokus pada selera pasar dan tidak memiliki pertimbangan yang rumit dalam menerbitkan sebuah buku.

Dilihat dari royaltinya,

    • Penerbit mayor mematok royalti penulis maksimal 10% dari total penjualan biasanya royalti dikirim setelah 3-6 bulan dari penjualan buku.
    • Penerbit indie umumnya 15 – 20% dari harga buku. Dan dipasarkan lewat media sosial.

Dilihat dari biaya penerbitannya,

    • Penerbit mayor gratis uang penerbitan, itulah salah satu alasan mengapa naskah diterima dalam jangka waktu yang lama, selain itu jika buku tidak laku terjual maka penerbit akan mendapatkan kerugian.
    • Penerbit indie berbayar sesuai dengan aturan masing-masing penerbit.

Bagaimana tahapan menulis dan menerbitkan buku, begini menurut Narasumber.

Terdiri dar  5 tahapan cara menulis dan menerbitkan buku yang tepat, yaitu ;

Prawriting

      • Mencari ide dilingkungan sekitar
      • Penulis harus kreatif membaca peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar untuk dijadikan tulisan.
      • Penulis harus banyak membaca buku

Drafting, Penulis harus membuat draft atau outline buku sesuai dengan apa yang disukai misalnya artikel, cerpen, puisi dll

Revisi, Naskah harus direvisi misal tulisan mana yang harus dicantumkan, di tambah dan dibuang.

Editing, Penulis harus melakukan pengeditan tanda baca atau kesalahan pada kalimat.

Publikasi, Jika tulisan sudah yakin untuk di buat buku maka buku dapat segera di terbitkan.

Pada saat ini seorang penulis mendapatkan kemudahan dalam menerbitkan sebuah buku dengan adanya penerbit indie, syaratnya adalah buku itu harus memiliki nilai yang layak untuk di terbitkan.

Untuk menghasilkan naskah yang baik penulis harus memiliki motivasi yang tinggi dan ketekunan yang tangguh karna jika tidak buku tidak akan bisa terbit.

Kata motivasi dari narasumber :

”Tiada yang instan untuk menggapai kesuksesan pasti butuh banyak pengorbanan”.

Nah, sudah siap naskah anda ? kalau sudah siap jangan ragu terbitkan !. Jika belum ayo semangat menulis !

Salam Penulis   : Recky Aprialmi,S.Pd.,M.Pd

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *