Menulis Buku dari Karya Tulis Ilmiah

RESUME Ke-18

Tema               : Menulis Buku dari Karya Ilmiah

Narasumber   : Eko Daryono,S.Kom

Moderator      : Muliadi,M.Pd

Masuk Senin Malam, Angkatan 31 KBMN sudah masuk pada pertemuan ke-18. Narsumber malam ini adalah pak Eko Daryono, S.Kom. profil kerennya bisa dilihat di blog beliau dengan alamat : https://maseko1275.blogspot.com/2021/11/profil.html#more . Kegiatan malam ini di moderator oleh pak Muliadi,M.Pd. Tema malam ini mengupas bagaimana tips dan trik “Menulis Buku dari Karya Ilmiah”.

Berbicara karya ilmiah, saya teringat dengan 2 karya ilmiah akademik saya, yaitu skripsi dan tesis. Sampai sekarang masih tertata rapi di lemari buku. Tidak pernah lagi saya buka, padahal perjuangannya sampai setengah mati. Dalam batin saya alhamdulillah ikut nimbrung di komunitas KBMN, kebetulan malam ini bahas karya ilmiah menjadi buku. Keren.

Menurut pak Eko, Karya tulis ilmiah adalah tulisan perseorangan atau kelompok dari hasil penelitian dan pengembangan, tinjauan, ulasan, kajian, dan pemikiran sistematis yang yang memenuhi kaidah ilmiah, hal ini berdasarkan Peraturan Kepala LIPI Nomor 2 Tahun 2014.

Secara umum Karya Tulis Ilmiah atau KTI dapat dibagi 2 yaitu KTI buku dan Non buku, bisa dilihat pada grafis dibawah ini.

Baiknya semua jenis KTI dalam bagan di atas dapat dikonversi menjadi buku. Yang perlu dipahami oleh seorang penulis ketika ingin merubah KTI menjadi buku, sebaiknya buku yang kita buat tidak boleh mirip dengan KTI. Jika mirip akan sulit mendapatkan ISBN, hal ini sesuai dengan ketentuan perpunas bahwa ISBN hanya diperuntukan pada buku pengetahuan populer.

Bagaimana caranya, ada 5 formula yang harus dipahami oleh seorang penulis, formula tersebut adalah :

  1. Formula Judul

Judul buku hasil konversi wajib dirubah terlebih jika judulnya menunjuk terminologi waktu dan tempat.

Contoh

Judul asli : Model Pengembangan Strategi Sweet Love Dalam Membangun Kompetensi Pedagogi Guru Sekolah Dasar Di Kabupaten Y.

Judul buku yang sudah keluar ISBN : Strategi Sweet Love Membangun Kompetensi Guru

Contoh untuk judul dari penelitian kuantitatif : PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI KOMPETENSI LITERASI DIGITAL DAN CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT (CPD) (Analisis Sequential Explanatory Pada Guru Z)

Judul Buku : Guru dan Katalisator Kualitas Pembelajaran

  1. Formula Isi.

Ketika Judul berubah, maka Isi buku juga berubah menjadi non penelitian,tidak lagi menggambarkan isi dari hasil penelitian. Bagian asli yang masih bisa dipakai dari karya ilmiah adalah bagian latar belakang di bab I dan bagian-bagian teoritisnya.

Untuk bab 3,4,5 yang berisi metode, hasil dan kesimpulan sudah tidak nampak lagi terkhusus untuk penelitian kuantitatif. Adapun untuk karya ilmiah kualitatif, hasil penelitian masih bisa dipakai namun mengarah pada hasil penelitian. Segi bahasa sudah disesuaikan dengan bahasa pengetahuan umum.

  1. Formula Struktur Penulisan.

KTI yang  dikonversi menjadi buku tidak lagi mengenal bab, sub bab, list paragraf.  Jadi struktur penulisan seharusnya dalam bentuk formal dirubah menjadi penulisan dalam bentuk narasi yang mengalir.

Contoh masih dalam bentuk KTI.

Dirubah menjadi narasi yang mengalir, seperti dibawah ini.

Jika dalam bentuk list paragraph, versi KTI seperti dibawah ini.

Sehingga dalam bentuk buku, dirubah menjadi

  1. Formula Bahasa.

Ketika KTI dikonversi menjadi buku, maka bahasa formal dalam KTI dirubah menjadi bentuk narasi, seperti gaya kutipan contohnya.

  1. Formula Kaidah ISBN.

Buku ber ISBN, naskah dilengkapi dengan keaslian karya, sudah siap cetak, minimal halaman isi 50 hal, format buku bacaan umum. Untuk mengkonversi karya ilmiah memang butuh *sense of writer* .

Contoh buku yang sedang digarap oleh penulis berjudul : Pemenuhan Kasih Sayang Orang Tua dan Dampaknya Pada Hasil Belajar Peserta Didik di SD X.

Biar lebih menarik dibaca, punya nilai jual, judul diatas bisa diganti menjadi “The Power of Parental Love (Dukungan Kasih Sayang dalam Membentuk Keberhasilan Akademis Anak)”.

 

Jangan biarkan karya ilmiah kita hanya menjadi dokumen berdebu di rak almari pajang. Pertemukan dan jodohkan karya ilmiah kita dengan berjuta-juta pembaca yang telah menantikannya. Konversilah menjadi buku dan yakinlah bahwa buku karya kita akan menemui takdir terbaiknya.

(Eko Daryono, S.Kom)

Salam Literasi : Recky Aprialmi,S.Pd.,M.Pd

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *