Trend Menulis Buku dengan Artificial Intelligence (AI)

RESUME Ke-5

 

Tema               : Pustaka AI : Mengarungi Dunia Baru Menulis Bahan Ajar

Narasumber   : Dr Mudafiatun Isriyah,M.Pd

Moderator      : Nur Dwiyanti, M.Pd

Apabila kamu telah selesai dengan suatu urusan, maka segera kerjakanlah urusan yang lain. Itulah quote penyemangat malam ini, sebagai kalimat pembuka oleh ibu Nur Dwi Yanti di kegiatan KBMN di group WA. Malam ini para calon penulis akan melahap materi tentang Menulis Buku Ajar, tidak hanya sekedar menulis buku ajar. Kami juga disuguhi juga tentang konsep AI sebagai tools untuk mempermudah menulis buku ajar. Kereen kan !

Narasumber malam ini yaitu ibu Dr Mudifiatun Isriyah,M.Pd. Dilihat dari gelar sih, Ibu Doktor pasti memiliki segudang karya. Benar saja dari profil, beliau banyak menulis buku yang Ber-ISBN dan menulis artikel. Bidang kepakaran beliau adalah Media Bimbingan dan Konseling. Mantap !

Mengawali materi malam ini, Narasumber membagikan  10 slide presentasi untuk dipelajari sambil dijelaskan konsepnya oleh Narasumber. Beberapa konsep tersebut :

    1. Pengetahuan tentang kecerdasan Artificial Inteligence (AI), merupakan mesin buatan yang membantu aktivitas manusia, ibaratnya simulasi kecerdasan manusia yang diterapkan dalam versi komputer (digital). Dalam AI yang wajib diketahui ada 5 antara lain :
      • Pembelajaran mesin lebih fokus pada pengembangan algoritma dan teknik yang memungkinkan komputer untuk belajar dari data dan pengalaman. Mesin akan mengatur dirinya sendiri sesuai instruksi yang diminta.
      • Pemrosesan Bahasa Alami (Natural Language Processing): Pemrosesan Bahasa Alami (NLP) berkaitan dengan interaksi antara komputer dan bahasa manusia. Ini melibatkan pemahaman dan generasi teks manusia, serta analisis dan ekstraksi informasi dari teks.
      • Pengenalan Pola (Pattern Recognition): lebih kepada pengembangan algoritma untuk mengidentifikasi pola dalam data. Ini dapat mencakup pengenalan wajah, identifikasi objek dalam gambar, atau klasifikasi teks berdasarkan isinya.
      • Pengolahan Citra (Image Processing): berkaitan dengan analisis dan manipulasi gambar atau video. Ini mencakup segmentasi gambar, pengenalan objek, dan deteksi pola dalam data visual.
      • Sistem Pakar (Expert Systems): dirancang untuk meniru pengetahuan dan keahlian manusia dalam domain tertentu. Mereka menggunakan aturan logika dan basis pengetahuan untuk memberikan rekomendasi atau solusi atas masalah yang kompleks.
    2. Pemahaman tentang Pendidikan dan Pembelajaran. Dalam menulis buku ajar, point ke-2 ini merupakan fondasi yang kuat, setidaknya membutuhkan,yakni :
      • Teori Pendidikan: Menguasai dengan baik tentang teori-teori pendidikan yaitu membantu penulis memahami dasar-dasar bagaimana siswa belajar, bagaimana informasi diserap dan diproses oleh otak, serta faktor-faktor apa yang mempengaruhi proses pembelajaran.
      • Prinsip Pembelajaran: dalam menulis buku ajar, seorang penulis harus menguasai prinsip-prinsip dasar pembelajaran, termasuk pembelajaran aktif, pembelajaran kolaboratif, dan pembelajaran berbasis masalah. Pemahaman ini akan membantu penulis dalam merancang konten buku ajar yang mendukung pembelajaran yang efektif. Hal ini lebih fokus kepada pedagogi seorang guru terhadap proses pembelajaran yang ingin dikembangkan.
      • Kurikulum dan Standar: Sesuai dengan kurikulum dan standar pendidikan yang berlaku di wilayah atau negara tertentu sangat penting agar buku ajar dapat sesuai dengan kebutuhan kurikulum dan memenuhi standar akademik yang ditetapkan.
      • Karakteristik Siswa: Memahami seluk beluk karakteristik siswa seperti usia, tingkat pemahaman, dan gaya belajar, membantu penulis dalam menyusun materi buku ajar yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan pembelajar. Misalnya untuk SD, agar siswa SD senang belajar maka lebih banyak eksprimen, gambar untuk merangsang daya pikir siswa.
      • Metode Pembelajaran: Menguasai metode pembelajaran yang efektif dan efisien, tujuan untuk membantu penulis dalam memilih pendekatan yang tepat untuk disajikan dalam buku ajar. Sehingga buku yang dihasilkan macam-macam jenis, misalnya buku teori, buku panduan, bentuk modul atupun Lembar Kegiatan Siswa.
      • Evaluasi Pembelajaran: Penulis perlu memahami prinsip-prinsip evaluasi pembelajaran untuk merancang aktivitas atau latihan yang relevan dan bermanfaat dalam mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang disajikan dalam buku ajar.
      • Teknologi dalam Pembelajaran: Integrasi teknologi dalam pembelajaran sangat penting dalam menulis buku ajar di era digital saat ini. Penulis perlu mempertimbangkan integrasi teknologi dalam penyusunan materi buku ajar agar tetap relevan dan menarik bagi pembelajar.
    3. Riset tentang Penggunaan AI dalam Pendidikan. Untuk menghasilkan buku yang berkualitas, guru bisa melakukan riset dengan bantuan AI, hal ini bertujuan untuk membantu penulis untuk melakukan analisis, materi, bahan ajar yang cocok untuk siswa dalam meningkatkan proses pembelajarannya.
    4. Pemilihan Topik dan Tujuan Buku. Point ke-4 ini merupakan langkah awal bagi penulis untuk merancang dan mengembangkan bukunya. Karena dipengaruhi oleh beberapa faktor.
      • Indentifikasi topik relevan, hal ini penulis perlu dilakukan dalam mengidentifikasi topik yang relevan dengan tujuan buku ajar dann sesuai kebutuhan audiens (pembaca buku).
      • Mempertimbangkan kebutuhan dan minat siswa dalam menentukan topik buku. Apakah audiens adalah guru, siswa, administrator sekolah, atau orang tua? Pemahaman yang baik tentang audiens membantu memastikan bahwa buku ajar akan bermanfaat dan relevan bagi mereka.
      • Memiliki tujuan jelas. Tujuan ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsep AI dalam pendidikan, memberikan panduan praktis tentang penerapan AI dalam kelas, atau menyediakan sumber daya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran dengan bantuan AI.
      • Trend masa kini. penulis juga perlu mempertimbangkan tren dan perkembangan terkini dalam penggunaan AI dalam pendidikan. Memilih topik yang sedang hangat atau berada di garis depan inovasi membantu memastikan relevansi buku ajar dalam konteks saat ini.
      • Klasifikasi ruang lingkup buku ajar. Hal ini membantu memastikan bahwa buku ajar tetap fokus dan dapat menyajikan informasi secara menyeluruh tanpa menjadi terlalu luas atau terlalu mendalam.
    5. Struktur buku. Berupa kerangka isi atau outline untuk buku, yang mencakup bab-bab, sub-bab, dan konten yang akan dibahas dalam setiap bagian. Pastikan untuk menyertakan contoh, studi kasus, dan aplikasi praktis dari konsep AI dalam konteks pendidikan.
    6. Penggunaan Teknologi. AI dalam Penulisan mengacu pada pemanfaatan berbagai alat dan teknik kecerdasan buatan untuk memfasilitasi proses penulisan.
    7. Penggunaan Media Pendukung dalam buku ajar. Salah satu strategi penting untuk meningkatkan pemahaman pembaca terhadap konsep-konsep kompleks, termasuk konsep AI, dan mengilustrasikan aplikasinya dalam konteks pendidikan.
    8. Pengujian dan Evaluasi adalah langkah penting dalam proses penulisan buku ajar untuk memastikan kualitas dan efektivitasnya sebelum dipublikasikan.
    9. Proses Penyuntingan dan Revisi adalah tahap penting dalam pembuatan buku ajar untuk memastikan bahwa materi yang disajikan memenuhi standar kualitas yang tinggi dan dapat dipahami dengan baik oleh pembaca
    10. Proses Penerbitan dan Distribusi merupakan tahap terakhir dalam menghasilkan buku ajar.

Kesepuluh point tersebut. Adalah konsep yang harus dipahami oleh seorang penulis untuk membuat buku ajar dengan bantuan AI. Kembali kepada konsep awal, tujuan utama dari AI adalah penerapan teknologi yang mampu meniru aktivitas kognitif manusia. Namun hal yang tidak bisa ditiru oleh kecerdasan AI yaitu pembentukan dan pembinaan karakter manusia. Pembentukan karakter manusia hanya bisa dilakukan dengan interaksi kebajikan positif antar manusia yang dibekali akal secara natural, salah satunya kehadiran guru di kelas.

Guru bisa menularkan kebajikan positifnya dengan mengembangkan serta mempertajam daya nalar kritis siswa melalui proses pembinaan dan pendidikan di sekolah. Media yang dianggap efektif melalui buku yang berkualitas. Guru dekat dengan aktivitas membaca, membaca adalah saudara kembar dari menulis, AI adalah tools yang membantu. Dengan beberapa langkah tepat dan perencanaan yang matang, guru diyakini bisa menghasilkan maha karya berupa buku yang berkualitas !.

Bagaimana siap untuk menulis buku ?

Salam Literasi : Recky Aprialmi,S.Pd.,M.Pd

You May Also Like

15 Comments

Tinggalkan Balasan ke Mudafiatun Isriyah Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *