RESUME Ke-2
Tema : Menjadikan Menulis Sebagai Passion
Pemateri : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd
Moderator : Helwiyah, S.Pd.,M.M
Kegiatan Belajar Menulis Nusantara Angkatan ke-31, sudah masuk pertemuan kedua, setelah pertemuan pertama kami di doktrin oleh om Jay bahwa menulis itu mudah dengan branding kece nya Menulislah setiap hari, buktikan apa yang terjadi. Materi yang kedua ini semakin yahud saja yaitu Menjadikan menulis sebagai passion.
Suguhan materi ini tetap di laksanakan group WA KBMN, dengan pemateri keren ibu kanjeng dengan nama asli Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd. dipanggil ibu kanjeng karena beliau adalah wanita jawa, lahir di semarang, beraktifitas di surakarta solo. Aktif di PGRI hobi berliterasi, kenapa tidak ? karya beliau sangat banyak, setiap tahun 3 – 5 buku bisa diterbitkan, keren kan ?. kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tepatnya tanggal 24 April 2024, seperti biasa dari pukul 19.00 sampai dengan 21.00. saking semangatnya bisa melebihi waktu yang telah ditentukan, moderator pertemuan ke 2 ini di komandoi oleh ibu Helwiyah yang merupakan tim solid KBMN.
Kalau om Jay punya mantra Menulislah setiap hari, buktikan apa yang terjadi. Ibu Kanjeng punya mantra juga yaitu “Writing My Passion”. Dengan mantra ini bu Kanjeng bisa menulis 1 halaman sekali duduk yang bisa membahagiakan diri sendiri dan orang lain (konsep sedekah tulisan). Salah satu inspirasi bu Kanjeng doyan menulis salah satunya dari hasil membaca buku karangan Arvan Pradiansyah dengan judul “You are Leader”. Salah satu buku best seller, jadi PR ini saya cari bukunya (ingat pesan om Jay kemarin, kalau mau jadi penulis maka rajinlah membaca).
Apa yang kita dapatkan dari menulis sehingga menjadi passion diri sendiri, setidaknya ada 3 yaitu :
-
-
- Mendapatkan kepuasan batin, apa yang ada dalam pikiran dikeluarkan melalui tulisan, rasanya plong !
- Kepuasan materi, tergantung rezeki seseorang
- Menjalin silahturahmi, karena sering bertemu sesama yang hobi menulis, di dunia maya bisa apalagi di dunia nyata. Misalnya blogger kita ini, kata om jay teknik walking antar blog (saling mengomentari)
- Berasa menjadi orang kaya, setidaknya kaya hati dan kaya sahabat
- Dengan menulis hati merasa bahagia, menulis ibaratnya curhat dengan para pembaca, berbagi pengalaman, berbagi informasi
- Dengan menulis bisa terapi kejiwaan, percaya atau tidak dengan menulis membuat kita lebih bijak, mampu mengendalikan emosi.
- Bisa juga untuk melawan lupa, karena kalau kita ingin menulis, kita pasti awali dengan aktivitas membaca.
-
Kenapa menulis harus menjadi passion seseorang, karena sampai saat ini penulis adalah salah satu pekerjaan yang dihormati dan dihargai secara sosial. Orang yang hobi menulis merupakan indikator intelektualitas dan kematangan berpikir seseorang. Nah, kenapa orang merasa takut untuk melakukan aktivitas menulis ini ?, ada beberapa faktor :
-
-
- Merasa tidak berbakat menulis
- Tidak memiliki ide
- Tidak memiliki waktu
- Tidak berani menerima kritikan
- Tidak suka menulis
-
Untuk menjadi penulis yang baik, ada beberapa yang harus kita lakukan, antara lain :
-
-
- Read, Berapa banyak buku dan bahan bacaan lain yang sudah kita baca ?
- Diskusi, berapa sering kita mendiskusikan dan merenungkan isi buku yang kita baca ?
- Lihat dan rasakan, berapa sering kita melihat dan merasakan apa yang terjadi di lingkungan sekitar kita ?
- Sosial, Seberapa luas sosial dan pergaulan kita dengan orang lain
-
Mulai untuk menulis, proses yang bisa kita lakukan agar sukses dalam menulis, antara lain :
-
-
- Menggali dan menemukan gagasan ide
- Menentukan tujuan, genre, segmen membaca
- Menentukan topik
- Membuat Outline
- Mengumpulkan bahan, materi, referensi
-
Dalam proses menulis, seorang penulis harus sabar dan tekun, tulislah sesuai kemampuan, fokus apa yang kita kuasai serta yang kita senangi, jangan terlalu fokus untuk kesempurnaan dan idealis. Maknai bahwa kegiatan menulis merupakan amal shaleh yang bisa menjadi investasi jangka panjang selama orang lain membaca karya kita. Seorang penulis sejati yang memilik target untuk menghasilkan buku, harus memiliki Time target, disiplin, kenyamanan, fasilitas pendukung, semangat menyala untuk menghasilkan sesuatu.
Langkah yang dilakukan ketika kerangka besar buku selesai, maka kita siap masuk kepada proses editing, rivising lanjut kepada proses publishing. Menjadi penulis adalah masalah mental percaya diri, semua orang bisa menulis, menulis bukan masalah bakat tapi ketekunan untuk selalu belajar, setiap orang punya potensi dan mampu, tinggal kita mau atau tidak dalam menulis serta memiliki komitmen untuk mewujudkannya sebagai buah karya diri sendiri, inilah passion !.
Salam literasi : Recky Aprialmi,S.Pd,M.Pd
Tulisan yang luar biasa dan keren
terima kasih ibu, sama juga dengan ibu….tetap semangat
Mantap pak
siap, terima kasih pak….semoga kita semangat dalam menulis
Terima kasih pak….semangat pak
Luar Biasa👍👍
terima kasih pak, bapak juga keren tulisannya
Iya bapak, terus jaga semangat kita bersama di komunitas guru penulis
Mantap👍👍
terima kasih ibu…baru belajar menulis bu, semoga istiqomah dalam menulis
Terima kasih ibu, semoga kita semangat untuk menulis