Mengelola Majalah Sekolah

RESUME Ke-7

Tema                    : Mengelola Majalah Sekolah

Narasumber        : Widiasetianingsih,S.Ag

Moderator          : Nur Dwi Yanti, M.Pd

 

Senin tanggal 13 Mei 2024, mulai belajar lagi di KBMN, para calon penulis hebat memang harus wajib belajar secara keroyokan di group WA. Tema malam ini adalah “Mengelola Majalah Sekolah”. Dengan moderator ibu Nur Dwi Yanti, nampaknya ibu moderator hobi berpuisi, kenapa tidak, sebelum mulai kegiatan, beliau menulis puisi indah di group WA, beginilah kalimat puisinya,

ATAS HADIRMU

Terima kasih, kau datang dalam pelukan waktu

Bagai bintang di antara kegelapan

Hadirmu merambah dalam sepi.

Menyapu segala keresahan

Memberi pesona dalam kisah

Kau hadir, menenangkan riak dalam gelisah.

Terima kasih atas hadirmu yang menyentuh

Bagai nada indah di antara lagu sumbang

Memberi makna kebersamaan.

Terima kasih, memberi warna hidupku

Dalam ucap sederhana, memberi asa

Menarikan kata-kata, dalam puisi

Merengkuh waktu, melepas sepi.

Terima kasih, atas hadirmu.

Indah sekali bukan, jangan heran para peserta komunitas penulis memiliki banyak talenta dalam literasi. Materi ini diberikan oleh narasumber yang sudah banyak karya tentunya, yaitu Ibu Widya Setyaningsih, beliau adalah pengajar MI Khadijah dari tahun 2005. Pengalaman beliau dalam mengelola majalah sekolah tidak perlu diragukan lagi. Tidak ada alasan peserta siap untuk menyerap ilmu dari Ibu Widya.

Dari pemaparan ibu Widya, yang dimaksud dengan majalah banyak versi. Menurut KBBI Majalah terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca. Sedangkan Menurut Waktunya majalah dibedakan atas majalah bulanan, tengah bulanan, mingguan, dan sebagainya.

Menurut Isinya dibedakan. Untuk kategori khusus dibagi menjadi majalah berita, anak-anak, wanita, remaja, olahraga, sastra, ilmu pengetahuan tertentu, dan sebagainya. Kategori umum majalah memiliki susunan daftar isi yang hampir sama. Rincian isi majalah ini akan memudahkan kita untuk menyusun setiap halaman majalah.

Menurut Wikipedia daftar isi majalah Antara lain, berisi :

      1. Nomor Edisi : Keterangan edisi dan tanggal terbit
      2. Halaman : Menunjukkan posisi halaman sebuah rubrik.
      3. Rubrik : Menunjukkan isi rubrik
      4. Isi : Tema yang ada dalam sebuah rubrik.
      5. Jumlah halaman : Menujukkan jumlah halaman sebuah rubrik, bisa saja lebih
      6.  Penulis : Penulis dari sebuah tulisan.
      7. Deadline : Waktu tulisan yang akan dimuat di majalah.
      8. Keterangan : Penjelasan dari halaman yang ada disebuah rubrik.

Dalam menerbitkan majalah sekolah, ada beberapa Langkah-langkah yang dilakukan, antara lain :

      1. Menyatukan ide dan gagasan. Mencari teman-teman yang memiliki jiwa literasi, dari sini bisa dibentuk pengurus redaksi yang memiliki visi dan tujuan yang sama.
      2. Mengajukan Proposal
      3. Membuat rancangan majalah. Menentukan nama majalah, isi majalah, isi berita dan pendanaan.
      4. Mencari rekanan pendukung, seperti percetakan, sponsor, iklan dan sebagainya.

Bagaimana susunan redaksi majalah sekolah, tergantung dari karakter dan keadaan sekolah, minimal ada :

      1. Penasehat, bertugas ,memberikan segala pertimbangan terhadap segenap crew tentang majalah sekolah.
      2. Penanggung Jawab, Kepala Sekolah, bertugas, bertanggung jawab atas keseluruhan jalannya penerbitan pers, baik ke dalam maupun ke luar. Ia dapat melimpahkan pertanggungjawabannya kepada Pemimpin Redaksi sepanjang menyangkut isi penerbitan (redaksional).
      3. Pimpinan redaksi, Pemimpin Redaksi (Editor in Chief) bertanggung jawab terhadap mekanisme dan aktivitas kerja keredaksian sehari-hari. Ia harus mengawasi isi seluruh rubrik media massa yang dipimpinnya.
      4. Editor, memiliki tanggung jawab untuk swa sunting tulisan, proofreading dan mengedit semua tulisan
      5. Reporter, Reporter merupakan “prajurit” di bagian redaksi. Mencari berita lalu membuat atau menyusunnya, merupakan tugas pokoknya.
      6. Fotografer, memiliki tugas mengambil gambar peristiwa atau objek tertentu yang bernilai berita atau untuk melengkapi tulisan berita yang dibuat wartawan tulis.
      7. Layout, Tugasnya mendesain majalah, dan tata letaknya agar menjadi tampilan komunikatif dan menarik untuk disajikan
      8. Bendahara, memilki tangung jawab mengatur jalannya sirkulasi keuangan majalah sekolah.

Kenapa harus majalah sekolah, serta apa manfaat majalah sekolah. Manfaat majalah sekolah sangat banyak sekali untuk warga sekolah, antara lain :

      1. Sebagai sarana komunikasi sekolah dengan walimurid, dan siswa
      2. Media komunikatif sekolah yang berisi berita-berita sekolah, informasi, pengetahuan dan hiburan.
      3. Wadah kreativitas guru dan siswa dalam berkarya (menulis, menggambar, panen karya, dan sebagainya)
      4. Sarana publikasi sekolah di tengah masyarakat
      5. Menjadi Kebanggaan sekolah dan menambah nilai plus sekolah terutama saat akreditasi, bahkan bisa menjadi branding sekolah antar daerah.

Hal yang tidak bisa dilupakan dalam menerbitkan majalah sekolah, antara lain :

    1. Membuat nama majalah, buatlah dengan nama yang menarik, unik bahkan mudah diingat sehingga menjadi merk tersendiri untuk sekolah. Tidak perlu dengan nama yang panjang, singkat dan padat
    2. Menentukan artikel yang akan ditampilkan. Hal ini tergantung kreatifitas sekolah. Artikel bisa saja berisi :
          • Visi dan Misi Sekolah
          • Salam Redaksi
          • Berita Sekolah
          • Profil Guru
          • Profil siswa berprestasi
          • Karya siswa
          • Kegiatan siswa
          • Kuis berhadiah
          • Prestasi Sekolah
          • Informasi dan Pengumuman
    3. Memiliki ISBN. Kegunaan ISBN ini merupakan nomor unik yang menandakan hak paten karya seseorang. Pengajuan ISBN pun sudah sangat mudah, biasanya penerbit sudah ada fasilitas pangajuan ISBN.
    4. Menentukan Bahasa yang dipakai dalam majalah. Jangan gunakan bahasa yang kaku, tapi santai, familiar, sopan, tidak ada unsur sara, gunakan kalimat efektif dan komunikatif.
    5. Gunakan tema dari hal yang lagi viral atau trend di lingkungan sekolah dan masyarakat.
    6. Cover dan Layout Menarik. Cover mencerminkan tema dan isi majalah, pastikan bisa menarik para pembaca, menumbuhkan rasa penasaran.
    7. Sumber Pembiayaan cetak majalah bisa di bagi menjadi 3, yaitu :
        • Iuran siswa
        • Dana BOS
        • Sponsor
    8. Proses ini banyak memakan biaya yang lumayan besar, apalagi majalah sekolah dalam bentuk fisik, namun hal ini bisa saja diantisipasi dengan mengunakan majalah digital sehingga bisa dibaca secara online, maupun dikirim lewat group Whatsapp komunitas siswa disekolah. Majalah digital ini bisa dibuat dalam bentuk PDF, Website sekolah, Flipbook. Canva dan sebagainya.
    9. Menambah kapasitas kompetensi (ilmu) agar semakin berkembang. Alasannya adalah teknologi semakin berkembang pesat.
    10. Kolaborasi team yang solid dan kompak, memiliki tujuan yang jelas, saling mendukung dan terbuka dengan dinamika yang terjadi.

Luar biasa materi malam ini, banyak hal baru yang tidak terduga penulis dapatkan dari pemaparan materi dalam KBMN ini, malam sebelumnya tentang dunia blog, malam ini mengenai majalah sekolah. Ternyata menerbitkan majalah sekolah tidak boleh asal-asalan, ada yang harus kita jalankan dan lakukan. Manfaat majalah sekolah luar biasa jika bisa dilakukan untuk warga sekolah. Terima kasih materi,pengalaman dan ilmunya ibu narasumber. Keren habis !

Salam literasi : Recky Aprialmi,S.Pd,M.Pd

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *