Penerapan dan Sosialisasi Budaya Positif di SMA Negeri 8 Muaro Jambi

DISEMINASI PENERAPAN BUDAYA POSITIF

DI SMA NEGERI 8 MUARO JAMBI 

  1. Latar Belakang.

Penerapan budaya positif disekolah dapat dilakukan dengan melaksanakan nilai-nilai kebajikan universal yang telah disepakati sesuai dengan kesepakatan dan keyakinan kelas yang telah disepakati. Keberhasilan menciptakan budaya positif diawali dengan melakukan perubahan paradigma belajar, melaksanakan pola disiplin positif, memperhatikan motivasi perilaku, melihat kebutuhan dasar manusia, melakukan restitusi yang mengarah kepada keyakinan kelas yang dilaksanakan melalui segitiga restitusi dimana kegiatan ini dapat menggali serta merubah perilaku yang sebelumnya kurang baik menjadi perilaku yang lebih baik lagi.

  1. Tujuan

Dalam sosialisasi Budaya Positif di SMA Negeri 8 Muaro Jambi, tujuan yang ingin dicapai adalah :

  • Kepala sekolah dan guru memahami konsep-konsep perubahan paradigma belajar dan disiplin     positif sesuai dengan filosofi Ki Hajar Dewantara.
  • Kepala Sekolah dan guru termotivasi untuk melaksanakan Budaya Positif.
  • Memberikan pemahaman teori motivasi, hukuman, penghargaan dan restitusi
  • Memberikan pemahaman tentang Keyakinan Kelas
  • Memberikan pemahaman perubahan paradigma Stimulus respon dan teori Kontrol
  • Memberikan pemahaman teori lima posisi komtrol
  • Memberikan teori segitiga restitusi beserta contoh penerapan
  • Menunjukkan contoh kesepakatan kelas yang sudah terbentuk di kelas
  1. Indikator Keberhasilan
  • Dihadiri oleh seluruh warga sekolah, adanya interaksi diantara peserta, memiliki pemahaman konsep budaya positif sesuai filosofi Ki Hajar Dewantara, serta berkomitmen untuk mengimplementasikan semua tahapan yang telah dipelajari.
  • Minimal warga sekolah terkhusus guru mata pelajaran, paham dengan pelaksanaan kesepakatan kelas serta termotivasi untuk membuat aksi nyata di kelas.
  1. Limimasa Tindakan
  • Diawali dengan melakukan koordinasi dengan kepala sekolah, guru, siswa dan komite sekolah mengenai maksud dan tujuan serta menentukan waktu dan tempat pelaksanaan, dilanjutkan dengan mempersiapkan materi dan perlengkapan yang diperlukan, serta melakukan pengimbasan pemahaman budaya positif di SMA Negeri 8 Muaro Jambi.
  1. Dukungan yang dibutuhkan
  • Diantaranya ketersediaan dan kesiapan peserta kegiatan, tempat pelaksanaan, serta tersedianya peralatan seperti proyektor, alat dokumentasi serta media penunjang dalam pelaksanaan nanti
  • Hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan oleh semua warga sekolah berupa pengalaman serta pemahaman yang akan dan telah dilaksanakan bertujuan untuk menciptakan budaya positif yang ada baik dikelas maupun di sekolah, budaya ini bisa tercipta melalui pembiasaan-pembiasaan nilai-nilai positif yang dilaksanakan oleh siswa melalui kesepakatan atau keyakinan kelas yang telah mereka buat sebelumnya, dengan menerapkan kegiatan ini diharapkan mereka akan menjadi siswa yang bertanggung jawab, disiplin, memiliki perilaku terpuji sehingga mereka dapat mencapai kebahagiaan yuag setinggi-tingginya di masa yang akan datang.

Keseruan peserta didik sedang memilih dan membuat kesepakatan kelas dengan menggunakan classpoint

Sosialisasi Budaya Positif di SMA Negeri 8 Muaro Jambi, klik tombol

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *